Tradisi Ramadhan dan Kegiatan Menarik Saat Bulan Suci di Medan

Rachid Oucharia (unsplash.com)
84

Bulan Suci Ramadhan merupakan momen yang sangat penting bagi umat Islam dunia, termasuk Indonesia. Dalam penyambutan Bulan Suci Ramadhan, terdapat beragam tradisi dan kegiatan-kegiatan menarik yang dilakukan secara turun-temurun, terkhususnya di Kota Medan. Kota Medan termasuk dalam 5 kota besar yang mempunyai jumlah umat Islam terbanyak. Beberapa tradisi Ramadhan dan kegiatan menarik yang dilakukan oleh masyarakat Kota Medan demi menyambut Bulan Suci Ramadhan dapat kamu baca di bawah ini!

Tradisi Ziarah Kubur

Tradisi Ramadhan @musa_rajekshah
Tradisi Ramadhan @musa_rajekshah

Umat Islam di Medan kerap sekali melakukan tradisi yang hampir seluruh umat Islam penjuru dunia lakukan ketika menyambut Bulan Suci Ramadhan, yaitu tradisi ziarah kubur. Tradisi ini dilangsungkan untuk mengingatkan sesama umat Islam yang masih hidup, akan kerabat yang sudah lebih dulu dipanggil oleh Allah SWT.

Dalam melakukan tradisi ramadhan ini, orang-orang yang ikut dalam ziarah kubur akan mendoakan arwah kerabat agar tenang di sisi-Nya dan mendapatkan pengampunan dari Allah SWT. Melakukan tradisi ziarah kubur sering mengingatkan umat Islam akan kematian sehingga harus semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan ibadah.

Mandi Pangir

Mandi Pingir
Instagram @putrialfi92

Tradisi TRamadhan selanjutnya adalah mandi pangir, atau yang biasa disebut Marpangir. Tradisi Ramadhan ini merupakan tradisi yang dilakukan di Kota Medan, tepat sehari sebelum memasuki Bulan Suci Ramadhan, terkhususnya masyarakat Asahan. Mandi pangir merupakan aktivitas mandi dengan menggunakan wewangian berupa daun pandan, daun jeruk, serei dan beberapa dedaunan lainnya.

Tradisi ini bertujuan untuk meninggalkan dosa masalalu dan mulai mempersiapkan diri untuk hidup yang baru di Bulan Suci Ramadhan. Konon, Mandi pangir disebut-sebut sebagai hasil perkawinan budaya antara Hindu dan Islam, yang dimana tradisi ini biasanya dilakukan oleh masyarakat secara beramai-ramai baik di sungai, danau ataupun sumber mata air. Jadi, setelah melakukan tradisi Mandi pangir, kiranya hati dan diri sudah bersih dalam memasuki Bulan Suci Ramadhan.

Berbuka Dengan Bubur Pedas Melayu di Masjid Raya

Bubur Pedas
Instagram @herlina.1975

Konon, bubur melayu merupakan makanan khas yang dijadikan santapan berbuka puasa oleh para Raja Deli. Oleh karena itu, sejak 1909 dibuatlah tradisi menarik, yaitu tradisi seribu bubur melayu yang dijajan di Masjid Raya. Selama Bulan Suci Ramadhan, kamu pasti pernah melihat antrian masyarakat yang menantikan bubur melayu di Masjid Raya.

Bubur melayu yang disediakan oleh petugas, dibagikan secara gratis kepada masyarakat luas. Pembagian bubur ini juga ramai dikunjungi oleh masyarakat karena sekaligus diadakannya Ramadhan Fair di sekitaran Masjid.

Baca Juga : “Pendiri dan Orang-Orang yang Berjasa Membangun Kota Medan

Ramadhan Fair

Ramadan-Fair-Medan- Tradisi Ramadhan
www.sumut24.com | Tradisi Ramadhan

Setiap memasuki Bulan Suci Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan selalu mempersiapkan Ramadhan Fair di setiap tahunnya. Ramadhan Fair diselenggarakan di kawasan Masjid Raya Medan. Di Ramadhan Fair, kamu dapat menemui tenda besar yang dipajang sepanjang Jalan Masjid Raya, dengan nuansa Ramadhan yang begitu menarik perhatian.

Ramadhan Fair selalu dapat dijadikan sebagai surga kuliner dengan makanan-makanan tradisional yang melengkapi indahnya Bulan Suci Ramadhan. Selain menjadi pelengkap di Bulan Suci Ramadhan para umat Islam, Ramadhan Fair juga berhasil mengembangkan pariwisata di Kota Medan. DI Ramadhan Fair setiap acara ini diselenggarakan, semakin banyak wisatawan asing yang datang ke Kota Medan.

Tradisi Pawai Obor Menyambut Ramadhan

Pawai Obor
Instagram @irfanaziss

Pawai obor merupakan kegiatan arak-arakan sambi membawa obor bambu yang menyala. Tradisi ini sering dilakukan di malam sebelum menyambut Bulan SUci Ramadhan dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa antusias masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah ini. Tradisi pawai obor juga sering menjadi sarana untuk memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan dalam masyarakat. Masyarakat yang turut ambil bagian dalam menyemarakkan tradisi pawai obor ini akan beramai-rama berjalan kaki denan ratusan obor yang menyala sambal melantukan sholawat.

Tradisi Asmara Subuh

Tradisi asmara subuh merupakan kegiatan dimana para pemuda di Kota Medan secara beramai-ramai melakukan aktivitas setelah selesai menunaikan shalat subuh. Kegiatan yang dilangsungkan dapat berjalan santai, mengendarai sepeda motor dan bermain petasan. Aktivitas ini tidak jarang dilakukan, terutama di kalangan remaja.

Baca Juga : “Hotel Murah dan Bagus di Medan Cocok untuk Backpacker

Munggahan Bersama

Munggahan merupakan tradisi umat Islam yang biasanya dilakukan pada akhir bulan Sya’ban, satu atau dua hari menjelang Bulan Suci Ramadhan. Tradisi ini identik dengan pelaksanaan makan bersama, saling memaafkan serta berdoa bersama. Biasanya sebuah keluarga akan berusaha berkumpul pada momen ini, agar tidak kehilangan momen indah menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Selain beberapa kegiatan tersebut, tradisi munggahan bersama juga dapat dilakukan dengan berziarah ke makam keluarga dan mengamalkan sedekah sehari menjelang puasa, atau yang disebut sedekah munggah.

Tradisi munggahan bersama dilakukan sebagai bukti dari rasa syukur setiap umat Islam kepada Allah SWT atas nikmat dan kesempatan yang telah diberikan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Nikmat tersebut dapat melakukan puasa, membersihkan diri dan berpengharapan baru untuk menjadi lebih baik lagi.

Acara Buka Puasa Bersama

Bukber
Instagram @restutidian

Berbuka puasa bersama menjadi tradisi yang sering dilakukan saat Bulan Suci Ramadhan. Tidak hanya umat Islam, namun kegiatan ini turut diramaikan oleh saudara-saudara non-Islam sebagai wujud dari toleransi. Kegiatan ini menjadi tradisi yang paling sering ditemui, baik di kalangan remaja hingga dewasa, karena dari masing-masing organisasi, kampus, sekolah dan perkumpulan-perkumpulan lainnya akan melakukan kegiatan ini.

Berbuka puasa bersama di Bulan Suci Ramadhan tentu mendatangkan hikmah yang sangat berlimpah untuk mencari pahala dan barokah. Berpuka puasa bersama merupakan kegiatan dimana setiap kalangan berkumpul bersama-sama untuk berbuka puasa dengan makanan-makanan yang telah disediakan. Selain untuk bersama-sama melangsungkan buka puasa. Buka puasa bersama juga dapat mempererat hubungan sesama dan meningkatkan rasa sosial dan kemanusiaan di antara umat beragama.

Berburu Takjil

Takjil
Instagram @sinulingga_vicky

Sesaat sebelum memasuki Bulan Suci Ramadhan, Kota Medan akan dipenuhi dengan pedagang-pedagang kaki lima yang menjajakan makanan dan minuman sebagai menu untuk berbuka puasa. Pedagang-pedagang tersebut akan memilih tempat yang ramai, atau sering dikunjungi oleh masyarakat.

Makanan yang ditawarkan setiap pedagang kaki lima ini juga memili ragam yang berbeda-beda, seperti makanan khas, makanan tradisional, kue kering, kue basah, gorengan dan lain sebagainya. Begitu juga minuman yang paling diminati seperti air buah, sop buah dan minuman-minuman manis lainnya.

Baca Juga : “Tradisi Lebaran dari Berbagai Daerah di Indonesia

Tradisi Pukul Bedug

Bedug
Instagram @barrelgentongkayu

Di beberapa tempat di Kota Medan, sering kita temui tradisi unik seperti pukul bedug saat menyambut Bulan Suci Ramadhan. Dimana tradisi ini berupa kegiatan menabuh bedug dengan tujuan untuk menentukan dan mengumumkan awal puasa di Bulan Suci Ramadhan. Selain itu, kita juga sering mendengarkan suara dari Meriam yang dibunyikan oleh masyarakat setempat untuk meramaikan penyambutan Ramadhan di Kota Medan.

Tidak hanya sebagai tradisi, Pukul Bedug juga sering dijadikan lomba dimana setiap kelompok peserta akan memperlihatkan kemampuannya masing-masing dalam memukul bedug dengan berbagai irama yang indah. Hal ini dilakukan untuk melestarikan tradisi pukul bedug setiap menyambut Bulan Suci Ramadhan.

You may also like...

(0) Comments

  1. Jadwal Buka Puasa Medan dan Sekitarnya 1441 H / 2020 M

    […] Baca Juga : “Tradisi dan Kegiatan Menarik Saat Bulan Suci Ramadhan di Medan“ […]

  2. Festival Budaya Indonesia yang Menarik Bagi Dunia

    […] Baca Juga : “Tradisi dan Kegiatan Menarik Saat Bulan Suci Ramadhan di Medan” […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
081366593065