Objek Wisata Pulau Nias yang Wajib Anda Kunjungi 2020

wisata pulau Nias
84

Tidak bisa dipungkiri lagi, Sumatera Utara merupakan pulau yang memiliki berlimpah objek wisata. Selain Danau Toba atau Pulau Samosir, Kepulauan Nias merupakan lokasi lain yang harus kamu kunjungi, nih! Kepulauan Nias terletak di sebelah barat Pulau Sumatera Utara, dimana tempat ini dihuni mayoritas masyarakat bersuku Nias. Berkunjung wisata pulau Nias membuat kamu menemukan pantai yang tidak kalah indahnya dari pantai-pantai lain di Nusantara. Apa saja, sih, objek wisata yang ada di Pulau Nias?

1. Pantai Sorake

Wisata Pulau Nias pertama adalah Pantai Sorake. Destinasi wisata Pulau Nias pertama versi Tour Medan adalah Pantai Sorake. Wisata Pantai Sorake merupakan objek wisata Kepulauan Nias yang sangat populer hingga ke manca negara. Pantai yang berada di Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan ini sering digandrungi oleh para peselancar kelas nasional hingga internasional.

Karena lokasinya yang sangat cocok memadai untuk melakukan selancar, pantai ini sering menjadi tuan rumah dari kompetisi-kompetisi selancar dan menjadi salah satu lokasi selancar terbaik di dunia. Tidak hanya ombak yang mencapai 30 meter, pemandangan asri khas pantai ini juga menjadi daya tarik bagi para pengunjung.

2. Desa Adat Bawomataluo

Wisata pulau Nias selanjutnya adalah Desa Adat Bawomataluo. Selain pemandangan yang indah, Kepulauan Nias juga memiliki nilai lebih di mata masyarakat karena adat dan kebudayaan yang masih melekat kental. Desa Adat Bawomataluo menjadi salah satu jembatan untuk para pengunjung menikmati dan mengenal lebih dekat adat dan kebudayaan dalam masyarakat Nias.

Selain bangunan-bangunan tradisional yang masih digunakan, di Desa Adat Bawomataluo selalu diadakan Tradisi Lompat Batu, dimana tradisi ini merupakan merupakan olahraga khas dari suku Nias. Tradisi yang disebut Hombo Batu ini, dilakukan oleh pemuda Nias yang harus melompati susunan batu setinggi 2 meter dengan ketebalan kurang lebih 40 cm untuk memperlihatkan apakah mereka sudah pantas dianggap dewasa secara fisik

3. Museum Pusaka Suku Nias

Bagi kamu yang memiliki ketertarikan lebih dengan nilai-nilai sejarah ataupun kebudayaan, Museum Pusaka Suku Nias merupakan objek wisata yang cocok untuk kamu kunjungi. Terbentuknya Museum Pusaka Nias ini merupakan kebiasaan dari Pastor Johannes M. Hammerle dalam mengoleksi benda-benda yang memiliki nilai budaya dan nilai sejarah terutama bagi suku Nias.

Dengan terkumpulnya benda-benda budaya yang semakin hari semakin banyak jumlahnya, akhirnya Pastor Johannes M. Hammerle mengusulkan idenya untuk pembuatan museum kepada Dewan Ordo Kapusin Provinsi Sibolga guna melestarikan dan menjaga kebudayaan Nia situ sendiri. Hingga saat ini, Museum Pusaka Suku Nias dikelola oleh Persaudaraan Kapusin Provinsi Sibolga.

Baca Juga : “Tips Cara Mencegah dan Menjaga Kesehatan Saat Traveling

4. Pantai Gawu Soyo

WIsata pulau Nias pantai Gawu Soyo memberikan pemandangan hamparan pasir yang berbeda dengan pantai pada umumnya, yaitu berwarna merah. Di Sumatera Utara, kamu hanya dapat menemui pantai dengan pasir berwarna merah di Pantai Gawu Soyo, dipadukan dengan birunya air laut yang sangat indah.

Selain lokasinya yang menarik untuk berswafoto, pantai yang akrab disebut Pantai Pasir Merah ini menyimpan kisah yang sangat melegenda sehingga menjadi sangat populer di kalangan masyarakat. Konon, pasir berwarna merah di pantai yang terletak di Desa Ombolata, Kecamatan Afulu ini disebut merupakan darah ular haria atau ular naga yang berhasil dibunuh oleh pemuda bernama Laowomaru.

5. Air Terjun Luaha Ndroi

Petualangan yang seru sering dinanti-nantikan saat mengunjungi objek wisata. Nah, untuk menikmati kegiatan wisata dengan petualangan yang menarik, Air Terjun Luaha Ndroi dapat menjadi pelengkap liburanmu.

Air terjun dengan ketinggian 17m dan kedalaman 5 meter ini berada di Desa Fulolo, Kecamatan Alasa. Selain menikmati kemolekan alam, berkunjung ke objek wisata ini akan memberikanmu ketenangan yang lebih, karena masih jarang pengunjung yang memilih lokasi wisata tersembunyi ini.

6. Teluk Bengkuang

Teluk Bengkuang terletak di Desa Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara. Kenapa dinamai Teluk Bengkuang? Seperti yang dapat dilihat, Teluk Bengkuang menyuguhkan pantai yang bersih dengan hamparan pasir berwarna putih bengkuang.

Berbeda dengan Pantai Sorake yang cocok untuk peselancar handal, Teluk Bengkuang dapat kamu jadikan sebagai lokasi utnuk belajar berselancar didukung dengan ombak yang tidak terlalu ganas.

7. Danau Megoto

Danau Megoto berada di Desa Ononamolo Tumula, Kecamatan Alasa dengan luas mencapai 250.000 meter persegi. Megoto merupakan satu-satunya wisata danau di Kepulauan Nias. Megoto menyuguhkan keindahan melalui airnya yang bening dan jernih, namun di saat-saat tertentu dapat berubah warna.

Baca Juga : “Tips Cara Menghemat Baterai Smartphone Saat Traveling Jauh

8. Pulau Wunga

Merupakan Pulau yang berhadapan dengan Sumadera Indonesia, dengan bagian laut yang tenang di bagian barat pulau. Pulau yang termasuk dalam list pulau terluar Indonesia ini cocok dijadikan lokasi untuk snorkeling di beberapa spot.

Meskipun sepi penghuni, pulau ini sering dijadikan tujuan wisata untuk para pengunjung yang ingin berlibur sambil menikmati ketenangan selayaknya di pulau pribadi.

9. Kepulauan Hinako

Kepulauan Hinako merupakan objek wisata yang indah, dengan gugusan pulau berjumlah 8 buah yang termasuk di dalamnya adalah Pulau Asu dan Pulau Bawa.. Dari delapan pulau tersebut, terdapat lima buah pulau yang diketahui berpenghuni, sedangkan sisanya hanya digunakan sebagai objek wisata.

Kawasan kepulauan ini memiliki banyak pantai yang masih alami dengan tekstur pasir yang lembut dan warna biru cerah di lautnya.  Tidak hanya dijadikan sebagai destinasi selancar, Kepulauan Hinako juga memiliki berbagai jenis ikan dengan jumlah yang banyak sehingga cocok dijadikan lokasi memancing. Hampir seluruh pulau yang termasuk dalam gugusan Kepulauan Hinako memiliki spot memcancing yang menantang.

10. Pulau Asu

Merupakan bagian dari Kepulauan Hinako yang dijuluki ‘Paradise on the Earth’ di kalangan wisatawan mancanegara. Pulau Asu dapat dijadikan lokasi untuk diving dan snorkeling. Bagian bawah laut di Pulau Asu sangat mempesona dilengkapi dengan berbagai jenis terumbu karang, koral dan ikan hias yang menawan.

Penamaan Asu pada pulau ini diambil dari kata Asuhan yang bermakna terakhir dalam Bahasa Nias, dimana pulau ini merupakan pulau terakhir yang terjaga dan dikagumi. Pulau dengan luas kurang lebih 18km persegi ini menyuguhkan butiran pasir putih dengan nyiur pohon kelapa yang memanjakan mata para pengunjang.

11. Pantai Sirombu

Objek wisata pulau Nias terakhir versi Tour Medan adalah Pantai Sirombu. Destinasi pantai ini merupakan pantai yang dinilai ikonik di Kepulauan Nias, terletak di Kecamatan Sirombu dan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Pantai Sirombu menjadi saksi bisu dari tragedi tsunami Aceh tahun 2004 silam yang menjadikan pantai ini tertutupi rerumputan liar dan menyapu jejak keramaian pantai ini.

Berkunjung ke pantai ini akan menemukanmu dengan Pondok Ikan Bakar Hutagalung yang merupakan pondok-pondok kayu di kawasan pantai dengan jajakan makanan dan minuman yang menggugah selera.

Baca Juga : “Festival Budaya Indonesia yang Menarik Bagi Dunia

12. Desa Wisata Orahili 

Wisata pulau Nias yang terakhir di bahas adalah Desa Wisata Orahili. Menurut sejarah Desa Wisata Orahili sudah ada sejak 1000 – 1500 tahun sebelum masehi, diperkirakan pada Zaman Neolithicuk (Zaman Batu Muda). Desa ini menyimpan banyak peninggalan megalitik seperti patung manusia, bebatuan dan banyak lainnya.

Demikian objek wisata Pulau Nias, semoga bermanfaat.

You may also like...

(0) Comments

  1. Protokol Wisata New Normal Sumatera Utara 2020

    […] Baca Juga : Objek Wisata Pulau Nias yang Wajib Anda Kunjungi 2020 […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
081366593065